Skala Prioritas

By: yudho

Kebanyakan orang gagal dalam mengidentifikasi dan mengklasifikasi kebutuhannya, dimana jika keperluan menjadi kebutuhan, apalagi keinginan menjadi kebutuhan, maka hal tersebut secara psikologis dan ekonomis akan menjadi beban bagi dirinya. Kebanyakan orang pada umumnya tak bisa membedakan mana kebutuhan, mana keperluan, dan mana keinginan. Selain ada target yang harus kita tetapkan. Kita harus melakukan pentahapan yang jelas dalam agenda kerja kita. Setiap program harus kita bagi tiga :

1. Jangka pendek

2. Jangka menengah

3. Jangka Panjang

tentu saja jangka pendek merupakan garapan paling mendesak, baru program jangka menengah dan jangka panjang. Begitu pula urgensinya, selalu dicari mulai yang paling penting, baru yang agak penting, selanjutnya yang kurang penting.

Dalam melaksanakan semua ini, sangant diperlukan adanya jadwal kerja (time schedule) yang jelas. Di dalamnya juga ada pembagian tugas dan skala prioritas. Orang yang tidak terbiasa menetapkan skala prioritas, kerjanya hanya berdasarkan ingatannya saja. Kalau ingat dikerjakan, jika lupa dibiarkan hingga waktu berlalu dan terbuang percuma.

Dengan rencana dan kerja yang tertib dan disiplin, lebih mudah mencapai tujuan. Mana yang paling penting, segera dikerjakan sehingga tidak ada yang tercecer belum dikerjakan.

Skala prioritas adalah salah satu cara untuk mencapai efektivitas kerja yang tinggi. Masalah bisa muncul setiap saat, bahkan sering juga masalah muncul secara bersamaan. Jika skala prioritas tidak diaplikasikan, maka penyelesaian masalah menjadi tidak efektif.

Orang sukses senantiasa memegang prinsip skala prioritas dalam menyelesaikan banyak masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*